SCAJ 2026 Tokyo: Indonesia Specialty Coffee Bawa 12 Lot Kopi Indonesia

Last Updated on 16 Okt 2026 by Tania Putri
SCAJ 2026

Dapatkan Informasi & Tren Terbaru Industri Kopi

Bagikan postingan ini:

SCAJ 2026 berlangsung pada 14 sampai 17 Oktober 2026 di Tokyo Big Sight, Jepang, dan salah satu eksportir kopi Indonesia yang hadir adalah Indonesia Specialty Coffee (ISC), anggota AEKI-AICE yang berbasis di Medan. ISC membuka Booth 1106 di South Hall 1 dan 2 selama tiga hari, 14 sampai 16 Oktober, dengan 12 lot green bean dari Aceh, Sumatera Utara, Jawa, dan Bali.

Kehadiran ISC menempatkan kopi Indonesia di hadapan roaster, importir, dan distributor yang datang ke pameran specialty coffee terbesar di Asia. Artikel ini merangkum detail booth ISC, daftar lot yang dibawa, format sesi cupping hari pertama dan kedua, jejak kopi Indonesia di SCAJ dari tahun ke tahun, serta pelajaran praktis bagi eksportir yang menyiapkan pameran serupa.

Terakhir diperbarui: 16 Oktober 2026

Ringkasan cepat

  • SCAJ 2026 diselenggarakan Specialty Coffee Association of Japan pada 14 sampai 17 Oktober 2026 di Tokyo Big Sight, South Hall 1 sampai 4.
  • Indonesia Specialty Coffee, anggota AEKI-AICE dari Medan, hadir di Booth 1106, South Hall 1 dan 2, pada 14 sampai 16 Oktober.
  • ISC membawa 12 lot: empat Arabika Gayo, empat lot Sumatera Utara dan Jawa, Bali Wanigiri Honey, Wild Kopi Luwak, Liberika Boja, dan Robusta ELB Grade 1.
  • Hari pertama memakai tiga sesi cupping berisi empat lot per sesi; hari kedua memakai tiga sesi dengan seluruh 12 lot di setiap sesi.
  • South Hall 1 dan 2 tutup pukul 16.00 pada Jumat, 16 Oktober, sehingga hari ini menjadi hari terakhir Booth 1106.

Indonesia Specialty Coffee di Booth 1106 SCAJ 2026

Indonesia Specialty Coffee merupakan eksportir green bean Indonesia yang berbasis di Medan, Sumatera Utara, dan tercatat sebagai anggota AEKI-AICE. Menurut keterangan perusahaan, ISC mengekspor sejak 2010 dan mengirim kopi dengan skema FOB dari Pelabuhan Belawan.

Di SCAJ 2026, ISC menempati satu booth di area utama pameran. Detailnya sebagai berikut.

KeteranganInformasi
PameranSCAJ World Specialty Coffee Conference and Exhibition 2026
LokasiTokyo Big Sight, 3-11-1 Ariake, Koto-ku, Tokyo
Hall dan boothSouth Hall 1 dan 2, Booth 1106
Tanggal booth bukaRabu 14 sampai Jumat 16 Oktober 2026
Jam buka10.00 sampai 17.00, hari Jumat hingga 16.00
Halaman resmihalaman SCAJ 2026 Indonesia Specialty Coffee

Booth ISC tidak buka pada Sabtu, 17 Oktober. Pada hari keempat, hanya South Hall 3 dan 4 yang masih beroperasi.

12 Lot Kopi Indonesia yang Dibawa ke Tokyo

Indonesia Specialty Coffee membawa 12 lot green bean ke SCAJ 2026. Menurut ISC, seluruh lot berada pada Grade 1 berdasarkan SNI 01-2907-2008 dengan nilai cacat maksimal 11 dan kadar air maksimal 12,5%, sedangkan lot Arabika memperoleh skor cupping 82 sampai 88 poin dengan protokol SCA. [verifikasi status regulasi sebelum publikasi]

LotJenisProses
Aceh Gayo Carbonic Maceration NaturalArabikaCarbonic maceration, natural
Aceh Gayo Natural ClassicArabikaNatural
Aceh Gayo Wet-HulledArabikaSemi washed, giling basah
Aceh Gayo WineArabikaWine process, fermentasi diperpanjang
Bali Wanigiri HoneyArabikaHoney
Java Ijen CM HoneyArabikaCarbonic maceration honey
Sumatera Utara Lintong Wet-HulledArabikaGiling basah
Sumatra Super PeaberryArabikaGiling basah, seleksi peaberry
Sumatera Utara Sipirok Hydro HoneyArabikaHydro honey
Wild Kopi LuwakArabikaNatural
Liberika Boja, Jawa TengahLiberikaNatural
Robusta ELB Grade 1RobustaNatural

Empat lot berasal dari dataran tinggi Gayo di Aceh Tengah dan Bener Meriah, dengan proses pascapanen yang berbeda. Susunan ini memungkinkan pembeli mencicipi satu wilayah asal melalui empat metode pengolahan dalam satu meja. Dua lot non-Arabika, Liberika Boja dan Robusta ELB Grade 1, disiapkan untuk pembeli yang mencari bahan blend, cold brew, atau produk kapsul.

Format Sesi Cupping ISC: Hari Pertama dan Hari Kedua

Sesi cupping menjadi inti kegiatan Booth 1106. Indonesia Specialty Coffee mengubah format sesi di antara hari pertama dan hari kedua.

HariWaktu sesiIsi sesi
Rabu, 14 Oktober10.00, 13.00, 16.00 (masing-masing 1 jam)4 lot per sesi: flight Gayo dan Bali, flight Sumatera dan Jawa, flight Luwak, Wine, Liberika, dan Robusta
Kamis, 15 Oktober10.00, 12.00, 14.00 (masing-masing 1 jam)Seluruh 12 lot di setiap sesi
Jumat, 16 OktoberBooth buka 10.00 sampai 16.00Hari terakhir pameran untuk South Hall 1 dan 2

Format hari kedua membuat setiap pengunjung dapat mencicipi seluruh lot dalam satu kali duduk, tanpa harus menyesuaikan jadwal dengan kelompok kopi tertentu. Sesi terakhir yang dimajukan ke pukul 14.00 juga menyisakan waktu sore untuk pertemuan bisnis mengenai volume, harga, dan syarat pengiriman.

Jejak Kopi Indonesia di SCAJ dari Tahun ke Tahun

SCAJ merupakan pameran B2B specialty coffee yang diselenggarakan Specialty Coffee Association of Japan. Berdasarkan laporan kehadiran resmi SCAJ, SCAJ 2025 mencatat 96.823 pengunjung, dan rilis penyelenggara untuk edisi 2026 menyebut sekitar 560 peserta pameran, jumlah terbanyak sepanjang penyelenggaraannya.

Kopi Indonesia sudah lama hadir di ajang ini.

  • 2018: kopi specialty Indonesia mencatat transaksi potensial US$5,5 juta di SCAJ 2018, hasil kerja sama Atase Perdagangan Tokyo dan ITPC Osaka. Saat itu Atdag Tokyo menyebut kopi Indonesia di Jepang masih banyak dikenal lewat Mandailing, Toraja, dan Kintamani.
  • 2024: KBRI Tokyo membuka Paviliun Indonesia bertema Indonesia Heritage Coffee dengan kegiatan brewing, cupping, dan pertemuan bisnis.
  • 2025: Booth Indonesia hadir bersama KBRI Tokyo, Bank Indonesia, Indonesia House of Beans, dan KAPPI, menurut pemberitaan JawaPos.

Catatan 2018 itu relevan bagi lineup ISC tahun ini. Lot seperti Sipirok, Wanigiri, Ijen, dan Boja memperluas citra kopi Indonesia di Jepang di luar tiga nama origin yang selama ini paling dikenal.

Pelajaran bagi Eksportir dari Persiapan Pameran ISC

Persiapan Indonesia Specialty Coffee untuk SCAJ 2026 memperlihatkan beberapa praktik yang dapat diterapkan eksportir lain saat mengikuti pameran dagang kopi.

1. Spesifikasi lot ditulis lengkap sebelum pameran

Setiap lot disajikan dengan grade, standar acuan, skor cupping, dan metode pengolahan. Pembeli profesional jarang membahas harga sebelum spesifikasi fisik dan sensori jelas, sehingga lembar spesifikasi menjadi dokumen pertama yang diminta. Pembahasan lebih rinci tersedia dalam artikel standar mutu kopi ekspor.

2. Proses pengolahan dijelaskan sampai tahap pengupasan

ISC membedakan lot giling basah dan lot dengan pengupasan kering. Bagi roaster, perbedaan ini menentukan kadar air, densitas, dan profil sangrai. Kesalahan yang sering muncul dalam pembicaraan dengan buyer adalah menyebut “semi washed” tanpa menjelaskan apakah kopi diproses dengan giling basah.

3. Sampel dibawa pulang, keputusan menyusul

Cupping di booth hanya menjadi titik awal. ISC menyiapkan sampel green bean untuk dibawa pembeli ke laboratorium masing-masing, lalu negosiasi volume berlanjut setelah sampel disangrai dan dibandingkan. Eksportir perlu menyiapkan stok sampel dan alur tindak lanjut pascapameran sejak awal.

4. Jadwal pertemuan dibuka sebelum pameran

ISC membuka formulir pemesanan jadwal pertemuan jauh sebelum pameran dimulai. Lalu lintas pengunjung SCAJ padat, dan pertemuan terjadwal memberi waktu yang cukup untuk membahas syarat dagang. Gambaran kebutuhan calon pembeli dapat dipelajari melalui artikel persyaratan buyer kopi internasional.

Agenda Berikutnya: World of Coffee Tokyo 2027

Tokyo Big Sight akan kembali menjadi tuan rumah pameran kopi internasional pada 2027. Specialty Coffee Association, Exporum, dan SCAJ mengumumkan bahwa World of Coffee Tokyo 2027 berlangsung pada 28 April sampai 1 Mei 2027, bersamaan dengan World Barista Championship ke-27.

Bagi eksportir Indonesia, jarak enam bulan antara SCAJ 2026 dan World of Coffee Tokyo 2027 membuka kesempatan untuk menindaklanjuti kontak dari Oktober sebelum bertemu kembali di kota yang sama. Edisi Asia sebelumnya pernah digelar di Jakarta, sebagaimana diliput dalam artikel World of Coffee Jakarta 2025.

Kesimpulan

Kehadiran Indonesia Specialty Coffee di SCAJ 2026 menunjukkan bahwa pameran internasional paling efektif ketika eksportir datang dengan spesifikasi lot yang lengkap, format cupping yang memudahkan pembeli, dan rencana tindak lanjut yang jelas. Dua belas lot dari Aceh, Sumatera Utara, Jawa, dan Bali memberi pembeli Jepang gambaran kopi Indonesia yang lebih luas daripada nama origin yang selama ini paling dikenal.

Pameran hanya membuka percakapan. Nilai sebenarnya ditentukan oleh sampel yang ditindaklanjuti, spesifikasi yang konsisten, dan kesiapan memenuhi permintaan setelah booth ditutup. Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia menyediakan informasi pasar, buletin regulasi, serta informasi prioritas mengenai buyer inquiry dan misi dagang bagi anggotanya. Pelajari paket keanggotaan AEKI untuk memperoleh akses yang sesuai dengan kebutuhan ekspor perusahaan Anda.

FAQ

1. Kapan dan di mana SCAJ 2026 diselenggarakan?

SCAJ 2026 diselenggarakan pada 14 sampai 17 Oktober 2026 di Tokyo Big Sight, South Hall 1 sampai 4, Tokyo, Jepang. Pameran ini diselenggarakan Specialty Coffee Association of Japan. South Hall 1 dan 2 buka hingga Jumat, 16 Oktober, sedangkan South Hall 3 dan 4 masih buka pada Sabtu, 17 Oktober.

2. Di mana booth Indonesia Specialty Coffee di SCAJ 2026?

Indonesia Specialty Coffee berada di Booth 1106, South Hall 1 dan 2, Tokyo Big Sight. Booth buka pada 14 sampai 16 Oktober 2026 pukul 10.00 sampai 17.00, dan pada hari Jumat hanya sampai pukul 16.00. Booth tidak buka pada Sabtu, 17 Oktober.

3. Kopi apa saja yang dibawa Indonesia Specialty Coffee ke SCAJ 2026?

Indonesia Specialty Coffee membawa 12 lot: empat Arabika Gayo dengan proses berbeda, Bali Wanigiri Honey, Java Ijen CM Honey, Lintong Wet-Hulled, Sumatra Super Peaberry, Sipirok Hydro Honey, Wild Kopi Luwak, Liberika Boja, dan Robusta ELB Grade 1. Seluruh lot dicicipi dalam sesi cupping harian di booth.

4. Bagaimana format sesi cupping ISC di SCAJ 2026?

Pada hari pertama, ISC menggelar tiga sesi pukul 10.00, 13.00, dan 16.00 dengan empat lot per sesi. Pada hari kedua, tiga sesi digelar pukul 10.00, 12.00, dan 14.00, dan setiap sesi berisi seluruh 12 lot. Setiap sesi berlangsung sekitar satu jam.

5. Apa pameran kopi internasional berikutnya di Tokyo?

Pameran kopi internasional berikutnya di Tokyo adalah World of Coffee Tokyo 2027 pada 28 April sampai 1 Mei 2027 di Tokyo Big Sight. Ajang ini diumumkan oleh Specialty Coffee Association, Exporum, dan SCAJ, serta menjadi tuan rumah World Barista Championship ke-27.