Pusat Pelatihan Kopi Indonesia (PPKI) · AEKI-AICE
"Enak" bukan penilaian yang bisa dinegosiasikan. Coffee cupping class ini melatih Anda menilai kopi dengan metode dan istilah yang dipahami pembeli di seberang meja.
Batch Terdekat
Satu meja pelatihan cupping kopi hanya menampung sejumlah peserta agar setiap orang memperoleh giliran mencicipi seluruh sampel. Detail di bawah berlaku untuk batch yang sedang dibuka.
Hasil Belajar
Kursus cupping ini mengejar empat kemampuan berikut, dan semuanya dinilai dari pekerjaan nyata peserta di meja cupping, bukan dari jawaban tertulis.
Kesesuaian Peserta
Pelatihan cupping kopi ini dimulai dari dasar, sehingga peserta tanpa pengalaman menilai kopi tetap dapat mengikuti dari awal sampai akhir.
Anda perlu menilai hasil sangrai sendiri secara objektif sebelum memutuskan profil mana yang dipakai.
Anda ingin menjelaskan karakter kopi kepada tamu dengan istilah yang tepat, bukan sekadar "pahit" atau "asam".
Keputusan beli Anda bernilai besar, sehingga penilaiannya harus bisa dipertanggungjawabkan ke pihak lain.
Anda sudah lama minum kopi dan kini ingin tahu apa sebenarnya yang membuat satu cangkir berbeda dari yang lain.
Kurikulum
Empat modul disusun mengikuti tujuan belajar, bukan pembagian hari. Porsi waktu tiap modul dikonfirmasi pengajar pada awal kelas sesuai kemampuan peserta yang hadir.
HasilPeserta menyiapkan meja cupping yang layak dipakai menilai.
HasilPeserta menjalankan satu siklus cupping sesuai urutan yang benar.
HasilCatatan peserta dapat dibaca dan diperiksa ulang orang lain.
HasilPenilaian peserta mendekati penilaian kelompok, bukan menyendiri.
Protokol
Kelas membedakan tiga hal yang sering tertukar: mendeskripsikan, menyukai, dan memberi nilai. Ketiganya dilatih terpisah agar peserta tahu kapan masing-masing dipakai.
Menyebutkan apa yang ada di cangkir tanpa menyatakan suka atau tidak. Inti latihan sepanjang kelas ada di sini, karena deskripsi yang tepat adalah dasar dari semua penilaian lain.
Dua hal yang berbeda. Kopi bisa berkualitas tinggi tetapi tidak Anda sukai, dan sebaliknya. Peserta dilatih memisahkan keduanya saat menulis catatan.
Pemberian angka hanya diperkenalkan sebatas cara membaca formulir. Tingkat pengajaran scoring pada batch Anda dikonfirmasi pengajar sebelum kelas dimulai.
Sampel & Pengajar
Pelatihan cupping kopi dibimbing praktisi yang menilai kopi sebagai bagian dari pekerjaannya, bukan pengajar yang membacakan modul.
Dokumentasi Kelas
Setiap sampel dicatat pada satu lembar penilaian: aroma kering, aroma basah, keasaman, kekentalan, manis, sisa rasa, dan keseimbangan keseluruhan. Di bawah tiap kolom, peserta menulis alasan singkat atas angka yang diberikan.
Lembar itulah yang membuat penilaian dapat diperiksa ulang. Dua peserta boleh berbeda pendapat, selama keduanya dapat menunjuk bagian catatan yang menjadi dasar perbedaannya.
Catatan kelas dibawa pulang peserta sebagai acuan awal saat mulai menilai kopi di tempat kerja masing-masing.
Informasi Operasional
Penilaian berlangsung sepanjang kelas. Pengajar melihat kerapian peserta menyiapkan meja, ketepatan mengikuti prosedur, dan kejelasan catatan rasa yang ditulis.
Umpan balik diberikan setelah tiap sesi agar peserta dapat langsung memperbaikinya pada sampel berikutnya.
AEKI-AICE menerbitkan sertifikat kehadiran bagi peserta yang mengikuti seluruh sesi. Ketentuan kehadiran dan kelulusan pada batch Anda dikonfirmasi Sekretariat saat pendaftaran.
Sertifikat ini diterbitkan AEKI dan berbeda dari sertifikasi lembaga lain seperti SCA atau Q Grader, yang tidak dikeluarkan pada program ini.
Gedung Kopi, Ruang 408
Jl. R.P. Soeroso No. 20, RT.9/RW.5, Cikini, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10330
Stasiun KRL Gondangdia dan Cikini menjadi titik turun terdekat.
Pertanyaan Umum
Dapat. Kelas dimulai dari persiapan sampel dan protokol dasar, sehingga peserta yang belum pernah menilai kopi tetap terlayani. Yang dibutuhkan hanya indra penciuman dan pengecapan yang sehat pada hari kelas.
Cupping memakai prosedur baku sehingga hasilnya bisa dibandingkan. Semua sampel disiapkan dengan rasio, kehalusan giling, suhu air, dan waktu rendam yang sama, lalu dinilai dengan urutan dan istilah yang seragam. Mencicipi biasa menilai kesukaan; cupping menilai karakter dan mutu.
Tidak. Kepekaan terhadap aroma dibangun lewat latihan berulang, bukan menjadi syarat masuk. Kelas justru melatih peserta menamai apa yang selama ini dirasakan tetapi belum bisa diucapkan.
Disediakan. Sampel kopi, meja cupping, timbangan, grinder, gelas, sendok, dan formulir penilaian seluruhnya disiapkan PPKI. Jumlah dan jenis sampel tiap batch dikonfirmasi pengajar sebelum kelas.
Kelas melatih tiga hal secara terpisah: mendeskripsikan rasa, membedakan kesukaan dari kualitas, dan membaca formulir penilaian. Formulir serta tingkat pengajaran scoring yang berlaku pada batch Anda disampaikan Sekretariat saat pendaftaran.
AEKI-AICE menerbitkan sertifikat kehadiran melalui Pusat Pelatihan Kopi Indonesia bagi peserta yang mengikuti seluruh sesi. Program ini tidak menerbitkan sertifikasi SCA maupun Q Grader, yang merupakan skema lembaga lain dengan jalur ujian tersendiri.
Bergantung pada pekerjaan Anda. Bila ingin memahami pengaruh proses sangrai terhadap rasa yang baru Anda nilai, lanjutkan ke pelatihan proses sangrai kopi. Bila ingin membandingkan seluruh jalur belajar, buka halaman semua program pelatihan kopi.
Pendaftaran Batch Terdekat
Sebutkan dua hal: pekerjaan Anda saat ini dan alasan ingin menilai kopi secara terstruktur. Tim PPKI menyesuaikan penekanan latihannya dari situ.