Dalgona coffee sempat viral di tahun 2020 dan dalam waktu singkat berhasil menjadi salah satu tren minuman paling viral yang pernah ada di era internet.
Tapi setelah viralnya mereda, banyak yang bertanya-tanya: sebenarnya dari mana dalgona coffee ini berasal? Apa yang membuatnya begitu spesial dibanding minuman kopi lainnya? Dan bagaimana cara kafe-kafe modern menyajikannya dengan tampilan yang jauh lebih memukau dari sekadar versi rumahan?
Semua pertanyaan itu akan kita jawab tuntas di artikel ini.
Apa Itu Dalgona Coffee?
Dalgona coffee adalah minuman kopi yang dibuat dengan cara mengocok campuran kopi instan, gula, dan air panas dalam jumlah yang sama hingga membentuk busa tebal berwarna cokelat karamel. Busa kopi yang lembut dan creamy ini kemudian diletakkan di atas segelas susu dingin menciptakan dua lapisan kontras yang cantik: lapisan putih susu di bawah dan lapisan cokelat berbusa di atas.
Cara meminumnya pun ada dua pilihan yaitu langsung aduk hingga tercampur merata, atau nikmati berlapis-lapis merasakan busa kopi yang ringan di bagian atas sebelum bertemu dengan susu dingin yang segar di bagian bawah. Dua pengalaman yang sama-sama memuaskan.
Dari sisi rasa, dalgona coffee menawarkan perpaduan yang unik antara pahitnya kopi yang terkonsentrasi, manisnya gula, dan lembutnya susu. Tekstur busanya yang menyerupai whipped cream menjadi daya tarik tersendiri terasa ringan di lidah tapi tetap kaya rasa.
Perjalanan dari Korea ke Seluruh Dunia
Meski terkesan seperti kreasi baru, dalgona coffee sebenarnya bukan minuman yang lahir tiba-tiba di era pandemi. Minuman ini sudah dikenal lama di Korea Selatan dengan nama yang berbeda-beda, dan resepnya sebenarnya sudah beredar di berbagai negara dalam bentuk yang sedikit berbeda.
Di Korea, versi minuman ini sudah ada sejak lama dan dikenal sebagai ppopgi coffee mengacu pada camilan tradisional Korea bernama dalgona atau ppopgi, yaitu permen karamel manis yang dibuat dari gula yang dilelehkan dan baking soda, dengan tekstur yang renyah dan rasa yang manis seperti toffee.
Ketika seorang aktor Korea Selatan bernama Jung Il-woo mencoba minuman serupa di sebuah kafe di Macau dan menyebutnya mirip dengan permen dalgona dalam sebuah acara televisi pada Januari 2020, nama “dalgona coffee” pun lahir dan mulai menyebar.
Viral karena Pandemi
Momen krusial yang benar-benar melambungkan nama dalgona coffee ke seluruh penjuru dunia adalah tidak lain dan tidak bukan pandemi COVID-19. Ketika miliaran orang di seluruh dunia terpaksa berdiam di rumah karena lockdown di awal 2020, rasa bosan memicu kreativitas massal yang luar biasa.
Dalgona coffee menjadi sempurna untuk situasi itu karena:
- Bahannya sangat mudah ditemukan di rumah (kopi instan, gula, air)
- Prosesnya yang sederhana tapi menghasilkan visual yang sangat menarik untuk difoto
- Menjadi kegiatan yang fun dan produktif di tengah kebosanan karantina
- Hasilnya tampak “kafe banget” meski dibuat di dapur sendiri
Hashtag #dalgonacoffee meledak di TikTok dengan miliaran tayangan dalam hitungan minggu. Para food influencer, selebriti, hingga ibu rumah tangga berlomba-lomba membuat dan membagikan video mereka mengocok kopi. Dunia benar-benar tergila-gila dengan minuman satu ini.
Jejak Serupa di Berbagai Negara
Menariknya, teknik mengocok kopi hingga berbusa ternyata bukan sesuatu yang benar-benar baru di dunia. Berbagai budaya memiliki versi minuman serupa yang sudah ada jauh sebelum dalgona coffee viral:
- India & Pakistan punya phenti hui coffee (beaten coffee) kopi kocok yang sudah menjadi minuman rumahan populer selama puluhan tahun.
- Libya & Timur Tengah mengenal café batido dengan teknik serupa.
- Yunani memiliki frappe campuran kopi instan Nescafé yang dikocok dengan air dan disajikan dingin, yang sudah populer sejak tahun 1957.
Jadi, dalgona coffee sebenarnya adalah reinkarnasi modern dari tradisi mengocok kopi yang sudah ada di berbagai belahan dunia tapi dengan kemasan visual yang jauh lebih menarik di era media sosial.
Mengapa Busa Dalgona Bisa Terbentuk?
Ini pertanyaan yang mungkin sempat membuatmu penasaran: kenapa kopi instan bisa dikocok menjadi busa yang tebal dan stabil, sementara kopi bubuk biasa tidak bisa?
Rahasianya ada pada kandungan kopi instan itu sendiri. Kopi instan mengandung polimer karbohidrat dan protein yang, ketika dikocok dengan gula dan air panas, membentuk matriks busa yang bisa menangkap udara dan mempertahankan strukturnya. Gula berperan sebagai stabilizer yang memperkuat struktur busa dan mencegahnya cepat kempes.
Proses inilah yang disebut mechanical aeration pengondisian udara secara mekanis melalui proses pengocokan. Semakin kencang dan semakin lama dikocok, semakin banyak udara yang terperangkap, dan semakin tebal busa yang terbentuk.
Kopi espresso atau kopi bubuk biasa tidak mengandung polimer yang sama, sehingga tidak bisa membentuk busa yang stabil dengan cara ini. Ini juga alasan mengapa dalgona coffee versi aslinya harus menggunakan kopi instan.
Cara Membuat Dalgona Coffee Versi Rumahan
Sebelum ke versi kafe, mari kita mulai dari resep dasar yang bisa langsung mencobanya di rumah.
Bahan-bahan (untuk 1 porsi):
- 2 sendok makan kopi instan (Nescafé atau merk lainnya)
- 2 sendok makan gula pasir
- 2 sendok makan air panas
- 200 ml susu segar dingin
- Es batu secukupnya
Cara Membuat:
- Campurkan kopi instan, gula, dan air panas dalam mangkuk kecil.
- Kocok menggunakan hand mixer, whisk elektrik, atau kocokan manual hingga campuran berubah warna menjadi cokelat muda keemasan dan membentuk busa tebal yang kaku sekitar 3–5 menit dengan mixer, atau 10–15 menit jika dikocok manual.
- Tanda busa sudah siap: ketika membalikkan sendok, busa tidak terjatuh dan bentuknya dipertahankan.
- Siapkan gelas dengan es batu dan tuang susu dingin.
- Sendokkan busa kopi di atas susu dengan hati-hati agar lapisan tetap terpisah.
- Sajikan segera taburi sedikit bubuk kopi atau kayu manis di atas busa untuk tampilan yang lebih cantik.
Cara Membuat Dalgona Coffee Versi Kafe
Inilah yang membedakan dalgona coffee buatan kafe dengan versi rumahan biasa. Di kafe modern, beberapa elemen ditingkatkan untuk menghasilkan tampilan yang lebih premium, rasa yang lebih kompleks, dan pengalaman yang lebih berkesan.
Perbedaan Utama Versi Kafe:
1. Menggunakan Espresso atau Cold Brew sebagai Base
Alih-alih menggunakan kopi instan untuk busa, beberapa kafe menciptakan variasi dalgona coffee dengan menggunakan espresso yang dikocok atau cold brew yang lebih pekat. Hasilnya adalah profil rasa yang jauh lebih kaya, lebih dalam, dan lebih kompleks dibandingkan kopi instan.
2. Whipped Cream yang Diinfus dengan Kopi
Versi kafe yang lebih mewah menggunakan heavy whipping cream yang dikocok bersama campuran kopi, kemudian digunakan sebagai topping. Hasilnya adalah busa yang jauh lebih halus, lebih stabil, dan lebih creamy hampir seperti krim Chantilly tapi dengan aroma kopi yang kuat.
3. Susu Alternatif yang Lebih Premium
Di kafe, susu segar full cream bisa diganti dengan oat milk, almond milk, atau macadamia milk untuk variasi rasa yang lebih unik dan menjangkau pelanggan dengan kebutuhan diet khusus (vegan, intoleransi laktosa, dll.).
4. Tambahan Flavor dan Topping
Kafe-kafe kreatif sering menambahkan flavor ekstra ke dalam busanya: vanilla extract, matcha powder, cocoa powder, caramel drizzle, atau bahkan sea salt flakes di atas busa untuk menciptakan kontras rasa manis-asin yang memanjakan lidah.
Resep Dalgona Coffee Versi Kafe (Premium):
Bahan busa kopi:
- 3 sendok makan kopi instan berkualitas tinggi
- 3 sendok makan gula kastor (lebih halus dari gula pasir biasa)
- 3 sendok makan air panas
- 1 sdt vanilla extract (opsional)
- Sejumput garam halus (untuk kedalaman rasa)
Bahan base:
- 200 ml oat milk atau whole milk, dikocok ringan
- Es batu
- Caramel drizzle untuk finishing (opsional)
- Bubuk kokoa atau cinnamon untuk taburan
Cara membuat:
- Kocok semua bahan busa menggunakan mixer hingga membentuk puncak yang kaku (stiff peaks) sekitar 3–4 menit.
- Masukkan es batu ke dalam gelas saji yang tinggi dan estetik.
- Tuang oat milk yang sudah dikocok ringan hingga berbusa kecil.
- Sendokkan busa kopi di atas susu secara perlahan dan merata.
- Drizzle caramel di atas busa dengan pola spiral.
- Taburkan bubuk kokoa atau cinnamon menggunakan saringan kecil.
- Sajikan dengan sedotan panjang dan sajian visual yang menggoda.
Variasi Dalgona Coffee yang Populer
Setelah viral, kreativitas para pecinta kopi tidak berhenti pada resep aslinya. Lahirlah berbagai variasi dalgona coffee yang tak kalah menarik:
- Dalgona Matcha busa dari matcha powder, gula, dan sedikit air panas, disajikan di atas susu. Cocok untuk yang tidak suka kopi tapi ingin tampilan serupa.
- Dalgona Milo versi lokal yang sangat populer di Asia Tenggara, menggunakan bubuk Milo sebagai pengganti kopi instan.
- Dalgona Chocolate busa dari cocoa powder dan gula, creamy dan manis, favorit anak-anak.
- Dalgona Coffee Panas untuk yang tidak suka minuman dingin, busa kopi disajikan di atas susu hangat yang sudah di-steam.
- Dalgona Coffee with Boba kombinasi trendy yang menambahkan tapioca pearls (boba) ke dalam gelas untuk sensasi kenyal di setiap tegukan.
Tips agar Dalgona Coffee Berhasil Sempurna
Buat yang ingin mencoba membuat dalgona coffee di rumah dengan hasil yang memuaskan, catat tips-tips berikut:
- Gunakan kopi instan berkualitas. Tidak semua kopi instan menghasilkan busa yang sama. Kopi instan freeze-dried (bukan spray-dried) umumnya menghasilkan busa yang lebih baik.
- Pastikan rasionya sama. Kopi : gula : air = 1 : 1 : 1. Mengubah rasio ini bisa membuat busa tidak stabil.
- Gunakan air panas, bukan dingin. Air panas membantu melarutkan gula dan kopi lebih sempurna sehingga busa lebih mudah terbentuk.
- Sabar saat mengocok. Jika mengocok manual, butuh sekitar 10–15 menit. Jangan berhenti sebelum warna berubah jadi cokelat muda dan tekstur mengental.
- Sajikan segera. Busa akan mulai mengempis setelah beberapa menit, jadi nikmati segera setelah dibuat.
Kesimpulan
Dalgona coffee adalah bukti nyata bagaimana sebuah minuman sederhana bisa mengubah cara dunia berinteraksi dengan kopi. Lahir dari tradisi mengocok kopi yang sudah lama ada di berbagai belahan dunia, dipopulerkan oleh Korea Selatan, dan diviralkan oleh pandemi perjalanannya adalah cerita yang menarik tentang budaya, kreativitas, dan kekuatan media sosial.
Dari versi rumahan yang hanya butuh tiga bahan dapur, hingga versi kafe yang premium dengan oat milk dan caramel drizzle dalgona coffee membuktikan bahwa kopi bukan sekadar tentang kafein, tapi juga tentang pengalaman, estetika, dan kesenangan yang bisa dibagikan bersama.
Sekarang sudah tahu asal-usulnya, cara membuatnya, dan berbagai variasinya. Jadi, kapan mau mencoba membuat dalgona coffee sendiri di rumah?
Penasaran dengan seluk-beluk dunia kopi? AEKI siap menemanimu dengan ragam informasi menarik seputar produk dan industri kopi terkini.